KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT
BERHATI-HATILAH DENGAN PENYALAHGUNAAN PERANGKAT TEKNOLOGI
PERKEMBANGAN teknologi informasi dewasa ini memang semakin mempermudah pekerjaan kita dan membuat hidup semakin nyaman. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa setiap perkembangan teknologi pasti akan menghadirkan ekses dan dampak negatif bagi masyarakat.
Indonesia sebagai Negara berkembang dengan sistem hukum yang carut marut serta kesadaran masyarakat yang rendah lebih banyak menjadi objek pengguna teknologi ketimbang sebagai pembuat teknologi seperti Negara-negara maju lainnya.
Perubahan pola pikir dan tingkah laku masyarakat Indonesia dewasa ini misalnya, sangat banyak dipengaruhi oleh tontonan yang berasal dari stasiun televisi yang menyajikan beragam film dan tayangan yang kurang mendidik. Pergaulan bebas dan ekspose keindahan tubuh wanita baik melalui iklan, sinetron atau berbagai jenis acara lainnya menjadi bagian dari tontonan sehari-hari di semua stasiun televisi.
Maraknya perzinahan yang mungkin selama ini masih tersembunyi kini dengan mudah diketahui karena perkembangan teknologi yang memungkinkan aktivitas tersebut diketahui oleh umum akibat kemudahan penggunaan kamera dan duplikasi video via Komputer, Internet, blue tooth maupun segala fasilitas yang dimiliki Telepon seluler. Apalagi saat ini terjadi kecenderungan bahwa sebagian umat Islam juga sudah kehilangan rasa malu dengan tidak adanya rasa berdosa bahkan bangga menampilkan adegan dosa mereka kepada publik. Hal ini mungkin terjadi karena memang dalam sistem hukum Indonesia pelaku perzinahan memang tidak dapat dihukum secara yuridis, sehingga tidak ada lagi rasa takut melakukan dosa tersebut. Diangkatnya rasa malu ini memang telah diramalkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sebagai bagian dari tanda-tanda kiamat yang kita rasakan saat ini.
“Di antara tanda-tanda kiamat bila ilmu (syar’i) menjadi sedikit (kurang), dan kebodohan menjadi tampak serta perzinahan menyebar di mana-mana, kaum pria jumlahnya sedikit dan kaum wanita jumlahnya semakin banyak sehingga untuk lima puluh wanita perbandingannya satu orang pria” (HR.Bukhori-Muslim)
Jika kemajuan teknologi tidak dibarengi dengan sistem hukum yang baik dalam masyarakat serta pendidikan yang berakhlaq maka dampak dari fitnah bisa benar-benar akan terasa bagi segenap kaum Muslimin. Maraknya penggunaan teknologi yang sering disalahgunakan menjadi alasan mengapa kita perlu waspada dikarenakan bisa saja kita menjadi korban dari orang lain yang menyalahgunakan teknologi. Ketidakpahaman kaum Muslimin dan Muslimat terhadap pengunaan perangkat teknologi bisa saja membuat orang-orang yang memang selama ini sering berbuat iseng karena kebodohannya kemudian mengorbankan mereka. Sadar atau tidak sadar perbuatan tersebut membahayakan, dapat merusak, menebar fitnah dan mempermalukan orang lain khususnya kaum wanita yang sering menjadi objek pelecehan seksual.
Penggunaan kamera CCTV yang sekarang lagi ngetren untuk memantau setiap perbuatan kejahatan memang sangat bermanfaat, namun tidak sedikit penggunaannya disalahgunakan. Dengan teknologi satelit dan penginderaan jarak jauh bahkan mungkin hampir tidak ada lagi tempat yang bersifat privacy bagi seseorang saat ini. Beberapa kasus di Negara maju seperti Amerika dan Eropa bahkan demi alasan keamanan seorang wanita harus melewati segala macam bentuk pemeriksaan fisik dengan sinar X (X ray) atau infra merah yang memungkinkan bagian yang tertutupi pun akan nampak pada kamera televisi khusus. Celakanya rekaman seperti ini kadang diekspose oleh mereka yang tidak bertanggungjawab melalui situs-situs bernuansa x-rate di internet.
Pengakses internet di Indonesia memang belum banyak, hanya berkisar 14,4 juta atau 6,6% dari total penduduk. Namun Indonesia menduduki peringkat ketiga kasus cyber crime di dunia. Posisi ketiga itu sudah mending, sebab pada 2002 menurut data e-commerce Indonesia menduduki peringkat kedua di bawah Ukraina. Sementara untuk menjerat pelaku kejahatan di Internet masih sangat sulit, selain undang-undang kejahatan cyber belum ada kitapun harus extra sabar menunggu anggota dewan yang terhormat mengesahkan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi akibat para anggota dewan disibukkan dengan urusan lain yang “mungkin tidak kalah pentingnya” atau kesibukan jelang pemilu 2009. Ditambah pula aparat keamanan dan pihak berwajib kita belum memiliki kemampuan dan alat canggih yang bisa melacak pelaku kejahatan di Internet.
Di Mabes Polri sebenarnya sudah ada reskrimsus cyber crime di Bareskrim. Dan untuk mendukungnya dibentuk satuan tugas Indonesia Computer Emergency Response Team. Anggotanya beberapa peminat teknologi informasi dari Bank Indonesia, kejaksaan dan penyelenggara jasa internet Indonesia yang bisa membantu tugas aparat dan sebagai penyidiknya tetap diserahkan kepada polisi. Namun satuan tugas ini hanya sebagai pendukung. Tidak semua pakar telematika mau bergabung dalam satuan tugas ini karena tidak sedikit dari mereka dulunya adalah pelaku cyber crime, pelindung atau minimal takut kepada hukum, sebab banyak pakar IT yang dulunya adalah hacker.
Teknologi telah masuk ke masyarakat hingga ke pelosok desa melalui program-program edukasi dari pemerintah dan Indonesia tidaklah terlalu ketinggalan. Hanya saja banyak yang menyalahgunakan teknologi akibat berbagai faktor seperti tekanan ekonomi, pengangguran, kebencian yang bernuansa SARA hingga sekedar iseng. Misalnya, banyaknya SMS palsu, carder (pembeli barang-barang dari internet dengan account perbankan milik orang lain), blog atau situs palsu, friendster yang digunakan untuk memalsukan identitas seseorang, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya seperti pembajakan software (Piracy), Hacker baik insider hacker maupun viruses, judi virtual, cyber-stalking, hate site, Criminal communications hingga pornografi yang menjadi situs tujuan terbesar bagi para pengguna internet di Indonesia khususnya kalangan remaja dan pelajar. Dalam tataran hukum, kasus-kasus tersebut tidak bisa diselesaikan dengan hukum formal, karena kita bersama memaklumi lemahnya sistem dan penegakan hukum di Indonesia.
Bagi kaum Muslimin yang memiliki kemampuan dalam teknologi informasi dan komputer diharapkan peran sertanya dalam meminimalkan dampak buruk dari pesatnya teknologi informasi saat ini. Sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan perkembangan teknologi namun yang harus kita lakukan adalah belajar dan berusaha memahami setiap tujuan penggunaan suatu produk. Dalam dunia intelejen dikenal bahwa kecanggihan perangkat teknologi yang digunakan oleh seseorang haruslah sebanding dengan kecerdasan penggunanya. Masyarakat Indonesia yang kebanyakan awam dan umumnya tidak mengerti bahasa Inggris memang sering menjadi korban teknologi yang mereka gunakan sendiri. Jarang seseorang membaca baik-baik buku manual sebuah barang yang dibelinya karena merasa sudah tahu dari pengalaman kawan-kawannya misalnya. Padahal buku manual penting untuk menjelaskan detail dan semua spesifikasi produk. Seperti sebuah AlQuran menjadi buku petunjuk bagi manusia jika ingin selamat di dunia dan akhirat. Berbagai kesalahan ataupun ma’shiat yang dibuat oleh umat Islam baik secara sadar maupun tidak sadar yang sempat terekam oleh kamera banyak diekspose oleh umat Kristiani dan orang-orang bodoh yang memang selalu ingin menampakkan kejelekan umat Islam sebagai counter attack mereka terhadap ajaran Islam yang suci.
Bagi kaum Muslimin khususnya para wanita agar lebih berhati-hati dalam melakukan segala aktivitasnya di tengah-tengah fitnah yang mulai nampak di zaman ini. Kecanggihan teknologi yang disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sudah cukup memprihatinkan kita yang hampir setiap saat kita lihat melalui media televisi dan internet.
Saat Anda berada di luar rumah atau dimanapun perhatikanlah hal-hal berikut :
1.Diharapkan agar segenap keluarga kaum Muslimin tidak membiasakan berfoto-foto tanpa busana yang menutup aurat terutama dengan telepon seluler, terlebih lagi mengabadikan adegan-adegan suami istri sekalipun untuk konsumsi pribadi. Kita mungkin tidak berfikir akibatnya. Jika telepon itu hilang karena taqdir Allah dan jatuh ke tangan mereka yang iseng tanpa sengaja atau disengaja ia memasukkannya ke Internet maka akan diakses oleh jutaan pengguna internet dan para penikmat situs porno di seluruh dunia. Dan suatu kemustahilan untuk menghapus file tersebut jika telah tersebar melalui Internet karena umunya pengguna internet akan meng-copy-nya sebagai arsip dan sangat mungkin akan menyebarkannya lagi kepada orang lain melalui blog atau email.
2.Jangan sembarangan buang air atau membuka aurat/ganti pakaian di kamar mandi yang tidak jelas atau tidak dikenal seperti wc umum di mal/plaza, tempat-tempat rekreasi, wc hotel, kamar ganti dan tempat sejenisnya. Kasus terungkapnya video rekaman artis dikamar ganti beberapa tahun lalu yang menyeret pelakunya ke penjara dapat menjadi pelajaran bagi setiap wanita. Bila masuk ke tempat-tempat mencurigakan atau ke tempat yang sifatnya pribadi bagi wanita perhatikanlah setiap sudut ruangan dan benda-benda yang mencurigakan yang mungkin saja ada kamera CCTV tersembunyi. Bila kamera tersebut dipasang dibelakang cermin para wanita dapat melakukan tes sederhana untuk mengetahui apakah cermin tersebut merupakan cermin asli atau cermin yang dibelakangnya ada kamera video. Letakkan ujung jari anda pada cermin, bila ada jarak antara ujung kuku jari anda dengan bayangannya di cermin maka cermin itu asli. Namun bila ujung kuku anda bertemu langsung dengan ujung kuku bayangannya maka kemungkinan cermin itu bukan cermin asli dan bisa jadi dibelakangnya ada kamera tersembunyi atau ruangan lain tempat mengintip.
3.Bagi pasangan suami-istri, hendaklah tidak melakukan aktivitas seksual disembarang tempat yang tidak dikenal seperti kamar hotel sebelum memeriksa keadaan kamar dengan baik).
4.Bagi kaum muslimah yang mengenakan busana menutup aurat hendaklah mengenakan pakaian dengan warna gelap sebab sekalipun tertutup namun warna yang digunakan cerah seperti warna putih akan mudah ditembus oleh sinar infra atau sinar X, bahkan cahaya mataharipun dapat menembusnya. Upayakan pula untuk tidak memakai pakaian dari bahan sintetis.
5.Hendaknya setiap kaum Muslimin menjaga istri-istri, saudara wanita dan putri-putri mereka serta segenap keluarga mereka dari segala aktivitas yang dapat membahayakan kaum wanita, juga menjaga pergaulan mereka dari orang-orang yang kemungkinan dapat berniat jahat. Termasuk mengarahkan mereka agar mengenakan busana Muslimah dengan baik dan benar. Busana menutup aurat yang benar adalah yang memenuhi syarat tidak transparan dan tidak ketat.
6.Hendaknya kita senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu Wata'ala sebagai satu-satunya penolong dan memohon perlindunganNya dari segala musibah yang mungkin dapat menimpa kita dan saudara-saudara kita.
TAHUKAH ANDA ? ...
1.Hidden camera dalam bentuk mini camera (web cam) dalam berbagai model saat ini sangat mudah diperoleh diberbagai pusat elektronik dengan harga cukup murah (berkisar ratusan ribu), dan dapat dipasang di mana saja dengan hasil kualitas gambar yang baik.
2.Sudah ada kamera digital, teropong dan HandyCam dengan kemampuan melihat tembus pandang seperti lensa kaca mata James Bond. Terdapat pula kamera yang dapat melihat dalam kegelapan (Night Vision).
3.Terdapat juga lensa yang dapat diupgrade untuk kamera handphone atau digicam dengan kemampuan menembus kain berbahan sintetis sehingga dapat melihat bagian tubuh seseorang seperti tanpa busana.
4.Terdapat beberapa situs Internet yang bermuatan X-rate menampilkan dengan vulgar hasil tangkapan amatiran foto-foto wanita yang tidak menyadari sedang diambil gambarnya dalam ruangan-ruangan seperti WC, kamar hotel, kamar ganti dan lain sebagainya.
5.Sudah banyak jenis virus komputer terbaru bahkan buatan lokal yang menampilkan hal-hal tidak senonoh seperti foto wanita tanpa busana atau sejenisnya yang dapat menyerang setiap komputer. Yang namanya virus sulit untuk diketahui keberadaannya, siapapun dapat terjangkiti. Sehebat apapun AntiVirus yang anda pakai, yang namanya virus tetap virus, ibarat Polisi dan Penjahat. Bagaimana jika anda melakukan presentasi di depan umum atau di dalam Masjid tiba-tiba virus seperti itu muncul ?
6.Banyak perangkat teknologi dewasa ini diciptakan untuk kemudahan namun justeru berbahaya di sisi lain. Berhati-hatilah menggunakan blue tooth atau wireless dan sejenisnya pada Laptop Komputer atau Ponsel anda. Anda mungkin saja tidak menyadari jika data anda dicuri dari jarak jauh.
7.Kemampuan satelit khususnya yang dimiliki negara-negara non muslim mampu merekam aktivitas manusia hampir di setiap jengkal tanah tempat kita berpijak. Gambar-gambar hasil foto satelit bahkan dengan mudah dapat diakses melalui internet misalnya dengan Google Earth.
Jadi berhati-hatilah, karena tidak seorangpun dari kita aman dari kejahatan. Ingatlah bahwa kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya namun juga karena ada kesempatan maka waspadalah, waspadalah...
Semoga bermanfaat dan semoga Allah Subhanahu Wata’ala melindungi kaum Muslimin dari fitnah akhir zaman.
SAFTANI MUHAMMAD RIDWAN
Pemerhati Dakwah Teknologi Informasi,
DepInfokom DPP Wahdah Islamiyah,
Pengajar pada STMIK-Handayani Makassar,
Ketua Qumran Foundation Makassar.
Napoleon berkata di Saint Helena, "Saya tidak pernah mengenal kebahagiaan sepanjang enam hari dlm hidupku".
Khalifah Hisyam ibn Abdul Malik berkata: "Aku menghitung hari-hari bahagiaku, ternyata hanya 13 hari saja".
Sedangkan Ayahnya, Abdul Malik mengeluh: "Seandainya Aku tdk pernah memangku jabatan Khalifah".
Sa'id ibn al-Musayyab berkata: "Segala puji bagi Allah yg telah menjadikan mereka lari kepada kami & bukan kami yg lari kepada mereka".
Ibnu Samak, seorang yg jago memberi nasehat menemui Harun ar-Rasyid. Saat itu Harun merasa haus & meminta segelas air. Maka Ibnu Samak bertanya: "Seandainya anda dicegah untuk minum air itu, apakan anda akan menebusnya dgn separuh kerajaanmu?"
Harun menjawab: Ya.. Setelah selesai meminumnya, Ibnu Samak bertanya lagi: "Jika anda dicegah untuk mengeluarkan air yg telah anda minum dari perutmu, apakah anda rela membayar dgn separuh kerajaan yg lain..?"
Harun menjawab: Ya.. Ibnu Samak pun berkata: "Tidak ada artinya sebuah kerajaan yg nilainya tdk lebih berharga dari segelas air".
Jika dunia ini tidak ada keimanan di dalamnya, maka dunia tidak berguna, tidak berharga, & tak bermakna.
Iqbal berkata: " Jika iman tlah tiada maka tidak ada lagi rasa aman.. dan tidak ada dunia bagi siapa saja yg tidak menghidupkan iman.. Barangsiapa rela dgn kehidupan tanpa agama.. dia telah menjadikan kehancurannya sebagai teman karibnya.."
Emerson dlm akhir makalahnya ttg kepercayaan thdp diri sendiri mengatakan: "Kemenangan politik, naiknya upah, kesembuhan penyakit yg anda derita, atau kembalinya hari-hari bahagia, akan membayang di hadapan anda. Tapi jgn pernah mempercayainya, karena kenyataan yg terjadi tidaklah demikian. Tidak ada yg akan mendatangkan ketenangan dlm diri anda, kecuali diri anda sendiri.."
{"Wahai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Rabb'mu dengan hati yg puas dan diridhoiNYA"} QS. al-Fajr:27-28.
Epiktetos berkata: "Bahwa keharusan menghilangkan pikiran yg salah dlm pikiran kita jauh lebih penting daripada menghilangkan bisul & tumor dari tubuh kita"
Cukup mengherankan, ternyata peringatan terhadap penyakit pemikiran & aqidah, dalam Qur'an, lebih banyak daripada peringatan terhadap penyakit jasmani.
{Di dlm hati mrk ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya, & bagi mereka siksa yg pedih, disebabkan mrk berdusta} QS. al-Baqarah:10.
{Maka, tatkala mereka berpaling (dari kebenaran) Allah memalingkan hati mereka}. QS. ash-Shaffaat:5.
Dalam sebuah atsar disebutkan: "Ya Allah, jadikan aku rela dengan qadha'MU, hingga aku tahu bahwa apa yg menjadi bagianku pasti akan datang padaku, dan yg bukan bagianku tidak akan pernah menimpaku".
Jangan bersedih, sebab rasa sedih akan slalu mengganggumu dgn kenangan masa lalu. Kesedihan akan membuatmu khawatir dgn segala kemungkinan di masa datang, serta akan menyia-nyiakan kesempatanmu pada hari ini.
Jangan bersedih, Karena rasa sedih hanya akan membuat hati menjadi kecut, wajah berubah muram, semangat makin padam, dan harapan kian menghilang.
Jangan bersedih, Sebab kesedihan hanya akan membuat musuh gembira, kawan dan sahabat bersedih, dan menyenangkan para pendengki. Kerap pula membuat hakikat-hakikat yg ada berubah.
Jangan bersedih, Karena rasa sedih sama dgn menentang Qadha' & menyesali sesuatu yg pasti. Kesedihan membuat kita jauh dari sikap lembut, juga benci terhadap nikmat.
Jangan bersedih, Sebab rasa sedih tidak akan pernah mengembalikan sesuatu yg tlah hilang & semua yg tlah pergi. Tidak pula akan membangkitkan orang yg tlah mati. Tidak mampu menolak takdir, serta tidak mendatangkan manfaat.
Jangan bersedih, Karena rasa sedih itu datangnya dari setan. Kesedihan adalah rasa putus asa yg menakutkan, kefakiran yg menimpa, putus asa yg berkelanjutan, depresi yg harus dihadapi, dan kegagalan yg menyakitkan.
Allah berfirman: "Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu. Dan Kami telah menghilangkan darimu beban. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka, apabila kamu selesai (dari suatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yg lain. Dan hanya kepada Rabb_mu lah hendaknya kamu berharap" (QS. al-Insyirah:1-8)
DR. 'Ied al-Qarny.
Dipersembahkan untuk semua sahabat-sahabat terbaik'ku...
Semoga bermanfaat.. Yang mau copy paste silahkan, jika berminat.. halal insya Allah..!!
**__MAN BAKRY__** Jkt, Jumat 30 Okt '09.
Hari ini sebelum dirimu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tentang rasa dari makananmu...
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tidak punya apa-apa...
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh bahwa kamu buruk...
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tentang suami atau istrimu...
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup...
Hari ini sebelum dirimu mengeluh tentang hidupmu...
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tentang anak-anakmu...
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan dan tidak punya rumah
Hari ini Sebelum dirimu mengeluh tentang jauhnya kamu telah berkendara...
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki
Dan disaat dirimu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu...
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan sepertimu...
Hari ini Sebelum dirimu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,
Kita semua menjawab kepada Tuhan...
Dan ketika dirimu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !
Life is a gift….
Live it...
Enjoy it...
Celebrate it...
And fulfill it.
Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
Kita tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
karena kita Menyayangi dan mencintai Mereka,
Jadilah meraka CANTIK dan TAMPAN
Kecantikan bukan diwajah dan ketampanan bukan
digagahnya seseorang, tapi cantik dan tampan muncul
dari HATI, disebut juga dengan Hati Nurani.
Rumah Ilmu, makasih buat Kajian Islam ateonsoft.com and qurratayun.co.cc...
Hari ini milik anda!, hari ini milik anda!, hari ini milik anda!, hari ini milik anda…!
Jika berada dipagi hari janganlah menunggu sore tiba,..
Hari inilah yang akan anda jalani,..
Bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya,..
Dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang,..
Hari yang saat ini mataharinya menyinari anda dan siangnya menyapa anda..inilah hari anda,..
Umur anda mungkin tinggal hari ini,.. maka anggaplah masa hidup anda hanya hari ini saja..atau seakan akan anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga..dengan begitu hidup anda tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan..
Pada hari ini pula sebaiknya anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras ..
Dan pada hari inilah anda harus bertekad mempersembahkan kwalitas sholat yang paling khusyu, bacaan al qur’an yang syarat tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlaq, kerelaan dengan semua yang Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga serta perbuatan baik terhadap sesama…
Pada hari dimana anda hidup saat inilah sebaiknya anda membagi waktu dengan bijak..
Jadikanlah setiap menitnya laksana ribuan tahun..
Dan setiap detiknya laksana ratusan bulan..
Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu..
Dan persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuknya..
Beristighfarlah atas semua dosa..
Ingatlah selalu kepada-Nya..
Bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju keabadian..
Dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan..
Terimalah rezki, istri, suami, anak-anak, tugas, rumah, ilmu dan jabatan anda hari ini dengan penuh keridhoan..
“Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang yang bersyukur” [QS. Al-a’raf : 144]
Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian dan kebencian ..
Dan jangan lupa hendaklah anda goreskan pada dinding hati anda satu kalimat..
Atau perlu anda tulis pula di atas meja kerja anda, “harimu adalah hari ini,..”
Yakni apabila hari ini anda dapat memakan nasi hangat yang harum baunya, maka apakah nasi basi yang telah anda makan kemarin, atau nasi hangat esok hari yang belum tentu ada itu akan merugikan anda???
Jika anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa anda harus bersedih atas air asin yang anda minum kemarin, atau mengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi???
Jika anda percaya pada diri anda,..dengan semangat dan tekad yang kuat,..anda akan dapat menundukkan diri anda untuk berpegang pada prinsip “aku hanya akan hidup hari ini” prinsip inilah yang akan selalu menyibukkan diri anda setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi,..dan mensucikan setiap amalan
Dan itu akan akan membuat anda berkata dalam hati “hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja, tak berucap kotor dan jorok yang menjijikan, tidak akan pernah mencela, menghardik, dan juga membicarakan kejelekan orang lain..
Hanya hari ini aku berkesempatan menertibkan rumah dan kantor, …dan tidak sembrawut dan berantakan, karena hanya akan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk tho’at kepada robb, mengerjakan sholat sesempurna mungkin, membekali diri dengan sholat-sholat sunnah nafilah, berpegang teguh pada al-qur’an, mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat,..aku hanya akan hidup hari ini karenanya aku akan menanam dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan, berikut ranting rantingnya yang berduri ; baik sifat takabbur, ujub, riya, dan buruk sangka…hanya hari ini aku akan dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat baik kepada orang lain, dan mengulurkan tangan kepada siapapun, aku akan menjenguk mereka yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang tersesat, memberi makan orang kelaparan..menolong orang yang sedang kesulitan, membantu yang dizolimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi mereka yang menderita, menghormati orang-orang ‘alim, menyayangi anak kecil dan berbakti kepada orang tua..
Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan “wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai tengelamlah seperti mataharimu…!, Aku takkan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu takkan pernah malihatku termenung sedikitpun untuk mengingatmu..! Kamu telah meninggalkan kami semua..telah pergi dan takkan pernah kembali..
Wahai masa depan..engakau masih dalam kegaiban, maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menyibukkan diri hanya untuk sebuah dugaan,..akupun tak akan memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu..esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakkan..dan tidak ada satupun darinya yang dapat disebutkan..
Hari ini milik anda.., adalah ungkapan yang paling indah dalam kamus kebahagiaan, kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan…
Hari ini milik anda…
Hari ini milik anda…
Hari ini milik anda…
Hari ini milik anda…
Sebuah Refleksi Nilai Takwa Pasca Ramadhan
Oleh : Ahmad Hanafi, Lc, MA
Staf Pengajar Ma'had 'Aly al-Wahdah/STIBA Makassar
Bagi seorang muslim, Ramadhan dengan deretan amal shaleh, baik dalam tataran ibadah fardiyah yang lebih terfokus pada aspek pembinaan kepribadian (mis: sholat, puasa, tilawah al-Qur'an, i'tikaf dll ) ataupun dalam tataran ibadah ijtimaiyah yang lebih mengedepankan nilai sosial dalam bentuk kepedulian terhadap sesama (zakat, shodaqah, memberi buka puasa dan hidangan sahur dll) adalah merupakan sarana-sarana mewujudkan ketakwaan yang hakiki dalam bulan yang mulia ini.
Tetapi, akan sangat disayangkan apabila nilai-nilai positif ini berakhir bersamaan dengan berakhirnya musim ketaatan ini. Adalah hal yang aneh, jika seorang muslim yang begitu khusyu' dan bergairah melaksanakan amalan-amalan mulia di bulan yang penuh berkah ini, lantas setelah Ramadhan ia kembali melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai ketakwaan yang telah ia semai selama rentan waktu sebulan penuh. Apa yang patut kita banggakan bila Ramadhan hanya diakhiri dengan euforia baju baru, penganan lebaran dan tradisi mudik tahunan?. Sungguh bijak seorang penyair Arab yang berkata:
Laisa al-'iidu man labisa al-jadid Walakin al-'iid man tho'atuhu taziid
(Hari Raya bukanlah ditandai dengan pakaian baru, tetapi hakikat hari raya adalah siapa yang ketaatannya bertambah maju)
Muslim yang sadar akan makna Ramadhan adalah yang akan terus memelihara interaksinya dengan Allah Ta'ala dengan mengaplikasikan nilai-nilai kebajikan meskipun ia telah tamat dari Madrasah Ramadhaniyah. Ia sangat yakin bahwa esensi ketakwaan seharusnya dapat tetap disemai dan ditumbuhsuburkan pada kurang lebih 330 hari pasca Ramadhan. Ia adalah sosok yang tetap istiqomah berusaha untuk shaleh terhadap dirinya dan kepada sesama, bahkan kepada makhluk yang lain, meskipun tidak diiming-imingi dengan ganjaran pahala yang belipat ganda seperti dalam Ramadhan.
Setidaknya ada empat prinsip yang dapat kita tangkap dalam merefleksikan nilai takwa sebagai sarana untuk memaksimalkan potensi amal shaleh pasca Ramadhan:
1. Prinsip Fastabiqul khaerat
Bersegara dalam merebut setiap peluang untuk melakukan kebaikan merupakan salah satu ciri orang yang bertakwa (al-Imran: 133). Selain Fastabiqul khaeraat (al-Baqarah: 148), ada beberapa bentuk seruan Allah dalam al-Qur'an yang memotivasi kita untuk bersegera untuk melakukan kebajikan dan tidak menjadi orang yang selalu menunda amalan. Kata-kata Wasaari'uu (bersegeralah kalian) (al-Imran :133), Wasaabiquu (berlomba-lombalah kalian) ( (al-Hadiid:21), Wafidzalika falyatanaafasil mutanaafisun (Dan pada yang seperti itu hendaklah kalian saling bersaing) (al-Muthaffifiin:26) semuanya bermuara kepada makna agar setiap muslim memanfaatkan peluang kebajikan dengan segera dan menjadi yang terbaik (menjadi pemenang dan bukan pecundang) dalam setiap amal shaleh yang dikerjakan. Allah memuji Nabi Zakariya 'Alaihissalam beserta keluarga beliau karena telah berhasil mengejawantahkan prinsip ini dalam bingkai yang terbaik. Allah berfirman :
"Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan baik dan mereka berdo'a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (al-Anbiyaa': 90).
Ternyata kekhusyukan Zakariya 'alaihissalam adalah kekhusyukan yang berdimensi semangat untuk bersegera dalam melakukan kebajikan.
2. Prinsip Mujahadah (Kesungguhan)
Melakukan amal shaleh secara maksimal membutuhkan pengorbanan (tadhiyah). Ubay bin Ka'ab mengilustrasikan bahwa ketakwaan itu ibarat berjalan di jalan yang penuh duri ia butuh kahati-hatian dan kesungguhan. Ia berangkat dari niat yang ikhlas kemudian secara nyata ditunjukkan dengan amal yang serius dan penuh kesungguhan. Allah Ta'ala memuji dan menjanjikan syurga para pejuang amal shaleh yang dengan serius dan penuh kesungguhan membuktikan bahwa ketakwaan bukan hanya sekedar untaian kata-kata manis dan hiasan bibir tetapi perlu dibuktikan dan ditunjukkan kehadirat Ilahi Rabbi. Allah berfirman :
"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun, dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian (tidak meminta-minta). (Adzdzaariyaat : 16-18)
Kesungguhan dalam ibadah tidak hanya nampak dalam ritual ibadah yang bersifat habluminallah tapi ia mempunyai konstribusi yang sangat kuat dalam menghidupkan ibadah yang bernuansa habluminannas dengan berbagi kepedulian terhadap kaum dhu'afa.
Sebagai balasan atas komitmen kesungguhan ini hamba Allah Ta'ala berjanji untuk memberikan petunjuk dan membuka jalan-jalan kebajikan untuknya. Allah Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami maka Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami". (al-Ankabuut: 69)
3. Prinsip Istimroriyah (Berkesinambungan)
Prinsip menjaga istimroriyah amalan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam rangkaian ibadah dalam Islam, bahkan ia menjadi satu ruh yang menjiwai amalan tersebut berkwalitas atau tidak. Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam pernah ditanya: "Apakah amalan yang paling dicintai Allah? Beliau menjawab: "Amalan yang dilaksanakan secara berkesinambungan (kontinyu) walaupun sedikit" (HR. Bukhari). Aisyah Ummul Mukminin menjelaskan bahwa Rasulullah adalah orang yang paling konsisten dalam melakukan amalan/ibadah (HR.Muslim). Dalam rangka menjaga kesinambungan amalan, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam juga kadang mengganti (qodho) suatu amalan yang beliau tidak lakukan pada waktunya dikarenakan adanya halangan.
Warna kesinambungan amalan nampak sangat mencolok di tengah aktifitas Ramadhan mulai dari puasa itu sendiri, sholat (wajib dan sunnah), zakat, shodaqah dan amalan-amalan lainnya. Bahkan di luar itu, Islam hanya mensyariatkan satu jenis ibadah yang diperintahkan untuk dilakukan sekali dalam seumur hidup, yaitu ibadah haji, itupun takkala kita mampu menunaikannya. Ini menandakan bahwa semangat menerapkan nilai takwa harus beriringan dengan adanya kesadaran menerapkan kesinambungan serta menjaga konsistensi amalan yang dilakukan.
4. Prinsip Tawazun (Keseimbangan)
Syariat Allah adalah syariat yang dibangun di atas landasan at-taysir wa raf'ul masyaqqah (mudah dan tidak mempersulit). Ia diciptakan untuk manusia yang mempunyai keterbatasan dalam banyak hal. Allah tidak mensyariatkan satu bentuk perintah ataupun larangan kecuali semuanya dalam batasan kesanggupan dan kemampuan manusia itu sendiri. (al-Baqarah : 286).
Maksimalisasi amal shaleh tidak berarti kita harus bersikap ekstrim (ghuluw) dalam mengaktualisasikan ibadah-ibadah yang disyariatkan. Maksimalisasi bermakna melaksanakan ibadah sesuai dengan kesanggupan yang dimiliki asal tidak juga memandang remeh apalagi memudah-mudahkan.
Dalam kitab Shahih al-Bukhari diceritakan perihal tiga orang sahabat yang mendatangi rumah istri-istri Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam untuk mencaritahu tentang ibadah-ibadah Rasulullah. Ketika disampaikan kepada mereka tentang realitas ibadah Rasulullah, merekapun tiba pada kesimpulan bahwa apa yang dilakukan oleh Rasulullah masih sedikit (belum maksimal). Dalam kisah tersebut, masing-masing dari ketiga sahabat itupun berjanji. Sahabat yang pertama berjanji untuk melaksanakan qiyamullail sepanjang malam dan tidak tidur. Yang kedua benjanji untuk berpuasa sepanjang tahun (setiap hari). Dan ketiga berjanji untuk tidak menikah. Mendengar hal tersebut, Rasulullah pun segera menegur ketiganya seraya mengatakan bahwa sunnah (tuntunan) beliau adalah bersikap seimbang dalam ketiga perkara tadi.
Sikap tawazun dalam beramal dan menjauhi paradigma ghuluw merupakan bagian yang terpenting dalam memaksimalkan amal shalih. Menjaga kesederhanaan, keseimbangan dan tetap memperhatikan hak-hak yang lain (hak keluarga, badan dan yang lainnya) inilah yang akan memberikan konstribusi nafas yang panjang dalam pelaksanaan amalan itu sehingga ia tidak menjenuhkan apalagi sampai meninggalkan amalan itu secara total. Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
"Bersikap sederhanalah, bersikap seimbanglah pasti kalian akan maksimal". (HR. Bukhari).
Landasan amal shaleh
Namun maksimalisasi amal shaleh tidak berarti kita bebas berkreasi untuk menentukan baik dan tidaknya amalan tersebut. Amalan yang berkwalitas (ahsanuamalan) -terutama dalam perkara-perkara ibadah yang bersifat mengikat- adalah amalan yang menepati dua persyaratan mutlak, pertama adalah keikhlasan serta kesucian niat. Dan yang kedua adalah amalan tersebut dilakukan sesuai petunjuk/tuntunan yang disyariatkan. Allah mengancam orang-orang yang telah maksimal beramal, tetapi ketika ia tidak memenuhi dua persyaratan tersebut maka ia tidak memberi keselamatan tetapi menjerumuskannya kepada siksa yang amat pedih. (al-Ghasyiyah : 3-4). Wal'iyadzubillah.
Akhirnya, indahnya dan sejuknya ucapan takbir, tahmid dan tahlil yang kita lantunkan di hari kemenangan -yang merupakan puncak dari aktualisasi amal shaleh Ramadhan- akan semakin terasa indah dan berkesan ketika disertai komitmen yang kuat untuk mempertahankan nilai-nilai takwa dalam meniti hari-hari selanjutnya. Allahu a'lam bisshawab.







